Tidak hanya
memperbaharui kontraknya, Google bahkan dikabarkan juga telah
menginvestasikan sejumlah modalnya di situs video musik Vevo.
Hubungan kemitraan yang telah terjalin
semakin erat selama vevo beroperasi sejak dari awal ini akan memperkuat
keberadaan situs video musik Vevo di mata para penggemarnya yang
didukung sepenuhnya oleh infrastruktur YouTube. Dengan pembatasan yang
didasarkan pada keberadaan region tertentu, pada dasarnya Youtube telah
mengambil peranan penting dalam menjembatani visi misi vevo selama ini.
Terlebih dengan label rekaman yang
dimilikinya, praktis telah menjadikan Vevo sebagai penghasil uang yang
solid selama ini. Namun berhubung vevo menginginkan sesuatu yang lebih
dari apa yang telah dicapainya saat ini, maka tak mengherankan kalau
vevo sempat melontarkan ancaman bakal segera meninggalkan kemitraan
dengan Facebook.
Meninggalkan YouTube sama saja bunuh diri
bagi Vevo, mengingat hal itu akan berdampak besar pada penggunaan dan
pendapatan vevo pada akhirnya. Keberadaan nama besar Facebook tentunya
tidak akan dapat menyaingi kepopuleran YouTube dalam hal penyediakan
berbagai informasi video musik terkini di dunia.
Kesepakatan YouTube dengan Vevo berakhir
awal tahun ini. Dan setelah diperpanjang selama negosiasi, akhirnya
Sebuah kontrak baru kini telah dibuat berdasarkan kesepakatan dari kedua
belah pihak.
Sementara Billboard menempatkan
kesepakatan sekitar 40 juta USD (± 397,4 miliar rupiah) sampai 50 juta
USD (± 496,75 miliar rupiah), Google kabarnya menguasai saham sekitar
tujuh persen di situs video musik vevo. Namun terlepas dari semua itu,
tampaknya perlu ditunggu konfirmasi resmi dan tindak lanjut dari Google
terkait hal ini.
sumber : http://www.beritateknologi.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar